Anak Berperilaku Kasar, Ini Cara Mengatasinya Bund!

Anak Berperilaku Kasar – Biasanya apa yang menjadi kebiasaan anak sejak kecil akan terbawa hingga dewasa. Nah, jika Anda mendapati anak Anda agresif, pemarah, atau berperilaku kasar, maka harus segera di atasi sejak dini agar perilaku negatif tersebut tidak berlanjut hingga ia dewasa.

Anak-Berperilaku-Kasar,-Ini-Cara-Mengatasinya-Bund!

Memang sifat ini akan berkurang atau menghilang seiring bertambahnya usia anak, tetapi tentu hal ini juga memerlukan peran aktif orang tua agar anak mampu mengontrol dirinya dengan baik.

1. Katakan atau larang dengan TEGAS

Seandainya anak masih balita suka memukul atau menggigit teman seusianya, maka harus katakan dengan tegas tidak boleh. Anda juga bisa menanamkan rasa sedih pada diri Anda dan tunjukan padanya rasa sedih itu jika ia melakukan perbuatan kasar itu. Karena menurut ahli, balita paling mengerti dengan emosi sedih.

Baca juga : “Tips Mendidik Jagoan Kecil Di Rumah

Jika anak sudah mampu memahami bahwa bersikap kasar seperti memukul itu tidak baik, maka saat mereka melakukannya, tatap mata anak dengan tajam dan tegas lalu beri pengertian dengan serius kalau apa yang ia lakukan tidak bisa di toleransi.

2. Hargai ketika anak berbuat baik

Setiap anak melakukan hal baik, hargai dan pujilah dia, anak akan merasa dirinya diperhatikan. Kalau dengan hal baik Anda cuek saja, tetapi saat ia berperilaku kasar Anda baru menegur, maka dengan berperilaku kasarlah ia supaya mendapatkan perhatian dari Anda.

Dan di atas itu semua, berikan contoh yang baik pada anak Anda. Orang tua adalah guru pertama yang mengajarkan mereka berperilaku. Tunjukan perlakuan atau sikap yang baik pada anak, agar dia juga melakukan sesuatu yang baik pada orang tuanya dan orang lain.

Baca juga : “Tips-Tips Mendidik Anak Di Ayo Bunda

Jangan abaikan ketika sedang menceritakan sesuatu, terutama tentang dirinya. Mengabaikannya akan membuat mereka merasa tidak penting dan melampiaskan perasaaan kesal dengan memukul, melempar, atau membanting sesuatu. Jadi sekali lagi, jangan mengabaikan atau menyepelekan ucapan dan curhatan anak.

Sekian informasi Anak Berperilaku Kasar ini, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *