Anak Sering Ngompol Mungkin Ini Penyebabnya Bund!

Anak Sering Ngompol – Mengompol saat tidur merupakan masalah umum yang dilakukan oleh anak-anak karena hampir setiap anak setidaknya pernah mengompol saat usia balita. Yang jadi permasalahan adalah seiring bertambahnya usia anak, namun kebiasaan mengompol ini tidak berubah. Ini akan menjadi hal yang memalukan, bahkan untuk si anak sendiri. Dan tahukah Bunda, anak laki-laki mengompol dua kali lebih sering dari pada anak perempuan.

Anak-Sering-Ngompol-Mungkin-Ini-Penyebabnya-Bund!

Walaupun agak merepotkan harus membereskan bekas ompol si Kecil, Bunda harus tahu beberapa penyebab kenapa anak mengompol! Dan percayalah, anak Bunda tidak pernah bermaksud membasahi kasur saat dia tidur di malam hari. Berikut beberapa yang mungkin menjadi penyebabnya :

Baca juga : “Tips Agar Bayi Tidur Nyenyak Di Malam Hari

1. Infeksi saluran kemih. Kondisi ini membuat anak sulit mengontrol urine, dah salah satu gejalanya adalah mengompol di malam hari. Gejala lainnya ngompol siang hari meski sedang tidak tidur, kencing berdarah dan nyeri.

2. Tidur terlalu lelap. Anak yang tidur terlalu lelap tidak akan sadar bahwa kantong kemihnya penuh.

3. Kondisi Emosional. Jika anak mengalami stres atau merasa tertekan maka anak cenderung suka mengompol. Misalnya, memiliki adik yang baru lahir.

4. Mengalami sembelit. Pada orang dewasa pun, jika mengalami sembeli maka ada kemungkinan akan mengompol, ini juga berlaku pada anak.

5. Masalah genetik. Ini berhubungan dengan ukuran kandung kemih yang kecil sehingga kandung kemih cepat penuh. Biasanya ini faktor genetik atau keturunan dari keluarga yang memiliki riwayat yang sama.

Baca juga : “Tips-Tips Mendidik Anak Di Ayo Bunda

Jadi Bund, jangan menyalahkan anak apalagi sampai memarahinya. Dan juga jangan membanding-bandingkan anak dengan anak lainnya, hal ini hanya membuat anak stres dan tertekan sehingga anak akan tetap mengompol jika Bunda melakukan itu.

Ajak anak bicara dengan bahasa sesuai usianya, tanyakan kepadanya apa ada masalah yang sedang dialami dan tenangkan dia. Jika anak tidak berhenti mengompol saat berusia 7-8 tahun, maka Bunda wajib konsultasikan dengan dokter.

Semoga informasi Anak Sering Ngompol ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *